Minggu, 13 Juli 2014
TRAVELLING~~!!! Explore Bandung - Goes To Tangkuban Perahu
1 komentar Diposting oleh restuputri di 23.53
Firstly, sorry for very very much late post, hehee :D
Travelling kali ini bersama teman-teman kantor, sebenarnya ini pertama kalinya travelling explore Bandung semenjak saya tinggal di Bandung, yah karena satu dan lain hal, saya baru bisa posting kali ini. Travelling ini sebenarnya di tanggal 1 Desember 2013.. :p
Mari kita mulai ceritanya~~ maaf kalau banyak cerita yang ke skip karena kelupaan, karena lama nge postnya hehe :p
Setelah tinggal di bandung kurang lebih 1 bulan, saya ingin mencoba memulai explore Bandung dan sekitarnya. Dan alhamdulillah kali ini ada kesempatan untuk "Goes to Tangkuban Perahu". Saya diajak oleh teman-teman kantor untuk hiking ke Tangkuban Perahu via Hutan Jayagiri. Meeting point kami di sekitaran Patung Husein di jalan pajajaran, Bandung. Kami kumpul di sana pagi hari sekitar pukul 6 pagi. Sembari kumpul dan menunggu orang-orang semua terkumpul, ada yang sarapan roti, cemal-cemil, ketawa ketiwi, yah macem-macem lah yang dilakukan.
Setelah semua anggota (ceileh anggota, kayak anak pramuka aja, haha) terkumpul, berangkatlah kami ke arah lembang, menggunakan angkot. Ah saya sendiri gak paham dengan arah, jalan, angkot di Bandung, jadi yah saya mah ikut aja sama ketua kelompok. Sesampainya di pasar lembang, kami turun. Dan berpencarlah kami, ada yang ke indo****t buat beli bekal jajan, ada yang makan di warung, ada yang makan bubur (saya sih kalau ini mah, hehe), yah itung-itung buat ganjel perut gegara pagi juga masih banyak temen-temen yang belum sempat sarapan.
Yang sarapan yang sarapan, yang ngopi yang ngopi, yang ngeteh yang ngeteh, yang nyabu yang nyabu..
Sebelum malakukan perjalanan yang lumayan melelahkan mari berdoa dulu sejenak demi kelancaran dan keselamatan bersama, berdoa dimulai... wezewezewezewezewez~... berdoa selesai... :D
Setelah perut terisi, kenyang sudah.. (yaiyalah kenyang), lalu kami akan memulai perjalanan hiking ini. Eh tapi sebelum mulai hiking, kami berdoa bersama dulu di pinggiran gang. Seusai berdoa kami pun segera melanjutkan perjalanan kurang lebih 3 jam mencari cinta~ #eh mencari kawah ratu maksutnya... :p
Ini dia para laskar pemberani tampak belakang
Nah kalau ini agak narsis, laskar pemberani tampak depan
Rehat sebentar di jalanan menuju Jayagiri
Nampaknya ada salah satu anggota yang terpanggil oleh alam (bukan penyanyi dangdut ye.. :p), maka perjalanan pun rehat sejenak. Sembari menunggu ritual alamnya selesai, yang lain istirahat sejenak, sambil ngobrol, bahkan ada yang cemal-cemil (saya juga nih :p maklum hobi ngisi perut). Akhirnya ritual selesai, pria berperut agak bulat itu pun muncul, kami melanjutkan perjalanan.
"Semangat bro! kita udah sampe di Jayagiri, perjalanan masih panjang~~"
Selamat datang di Wana Wisata Lintas Hutan Indah Jayagiri
Yakk.. akhirnyaaaaaa... sampai juga kami di Wana Wisata Lintas Hutan Jayagiri. Sebelum hiking, poto poti dulu lah di depan gerbang masuk Jayagiri. Para Laskar pemberani pun mulai unjuk gigi (senyum 3 jari) :D
Cepreeeet~
Lalu kami pun bayar tiket dulu lah sebelum hiking, kalau gak ntar di jompa jampi sama bapak yang jaga loh, ngeri kan??? haha... Nah ini saya lupa bayarnya berapa (maap uda lama, dan baru post jadinya lupa, hehe :p), tapi kayaknya gak sampe 10rb deh, cuma berapa ribu perak gituh... hehe...
Habis bayar barulah kita masuk ke hutan Jayagiri, dan mulai hiking~~!
Dan ini pertama kalinya saya hiking lagi setelah sekian tahun lamanya saya gak mendaki gunung dan hiking karena satu dan lain hal, hehe... Itung-itung biar tahu kondisi fisik sekarang lah ya... hehe...
Ternyata lumayan juga lah keringetan ini sekujur tubuh, kaos mulai basah-basah-basah seluruh tubuuuh ah ah ah~ #ups malah keterusan nyanyi :p (maap khilaf)
Beberapa kali kami berhenti, tapi~ buat poto poti, hehehe... Maklum emang kami ini kelompok laskar pemberani yang rata-rata emang narsis abis :D
Inilah jajaran laskar pemberani -1 (yang satu nya yang njepret bro..)
Setelah bernarsis ria, kami lanjutkan perjalanan yang masih belum seberapa ini. Beberapa kali kami berhenti sejenak untuk melepas lelah kemudian lanjut. Sampai setengah perjalanan kurang lebih udah 1,5 jam jalan (seinget saya sih, kalau salah maap hehe), sampailah kami di surga penyelamat peruuuut~ (baca:warung) :p
Ini satu-satunya warung yang kami lewati sampai nanti sesampainya di tangkuban perahu (kawah ratu). Yah di sini kami makan-makan dulu lah, istirahat, minum-minum (bukan mabok loh ya,hehe), cemal-cemil. Dan yang paling penting banget! Di sini bisa makan gorengan, bala-bala (kalau di tempat asal saya sih namanya bakwan) angeeet!! WUUUAAAH~ NIKMAT~! #maaplebaydikit :p
"Kula nyuwun caos ipun~ nggih..."
Perut kenyang, mari lanjuuut jalaaan~! Dan seperti biasa di tengah perjalanan kami terhenti, karena ingin poto poti BROOOH~! :D Maklum kami kan kece-kece, jadi sayang banget kalau gak difoto :p
Narsisme entah ke berapa yah karena yang saya post ini juga gak semua poto, saking banyaknya lah..
Lanjut lagi deh hiking nya, sambil ada yang nyanyi-nyanyi gak jelas (kalau ada pasti oknumnya saya lah hehe :p), ada yang moto-moto gak jelas juga (nah itu pasti pria yang bersenjatakan HP Lumpia (kering bukan basah karena gak anti air bro! hehe), cem macem dah pokoknya isi laskar pemberani ini. DAAAN AKHIRRRNYAAA~ JENG JENG~ ! Sampai juga di Tangkuban Perahu! (masih gerbang masuknya sih). Poto poti dulu lagi dong yaa~ :D
Capek juga, leren dulu lah di gazebo
Nah ini dia daftar tiket masuk ke Tangkuban Perahu
Iseng-iseng ah motret serangga, hehe~ :p
Sementara beberapa laskar pemberani leyeh-leyeh di gazebo, sang ketua membeli tiket masuk untuk kami, hehe... Sesuai sama yang ada di poto di atas, buat pengunjung nusantara total tiket 13k bro, karena di laskar pemberani ini ada foreign visitor nya maka dia paling beda sendiri harga tiketnya 50k BRO! lumayan juga yee... Nah masuk lah kami ke area parkir Tangkuban Perahu, poto poti dulu lah yee...
Parkiran Tangkuban Perahu #narsis0
Parkiran Tangkuban Perahu #narsis1
Parkiran Tangkuban Perahu #narsis2
Parkiran Tangkuban Perahu #narsis3
Parkiran Tangkuban Perahu #narsis4
Parkiran Tangkuban Perahu #narsis5
Tapi tak lupa kami berhenti untuk POTO POTIII~~ :D
Jajaran laskar pemberani di pinggir trotoar tampak depan -1 (seperti biasa yang satunya motret lah bro..)
Jajaran laskar pemberani di pinggir trotoar tampak serong samping -1 (seperti biasa yang satunya motret lah bro..)
Setelah perjalanan yang panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaang~ (karena panjang jadi "a" nya banyak) #naonsiiih :p Sampai juga kami di Tangkuban Perahu - Kawah Ratu~~!!! Lalalala yeyeye~!! Poto duluuu~~
Tangkuban Perahu - Kawah Ratu #narsis1
Tangkuban Perahu - Kawah Ratu #narsis2
Ini nih si Kawah Ratu yang dicari-cari dari tadi :D
Tangkuban Perahu - Kawah Ratu #narsis3
Tangkuban Perahu - Kawah Ratu #narsis4
Salah satu ciwi laskar pemberani
Salah dua ciwi laskar pemberani
Beberapa laskar pemberani mulai berpencar sih, ada yang cari oleh-oleh, ada yang narsis poto poti (saya sih, hehe), ada yang menikmati pemandangan, ada yang motretin apa aja. Dan tiba-tiba huujaaaan turun~ yaaah~ kami pun berbondong-bondong nyari tempat berteduh terdekat, dan berdesakan dengan banyak orang yang juga berteduh. Kemudian kabut pun mulai turun. Semua pemandanganpun jadi tertutup kabut.
Kabut tebal usai hujan yang cukup lebat
Setelah hujan reda, kami ke masjid untuk sholat dan makan. Jadi buat yang muslim tak perlu khawatir di Tangkuban Perahu ada masjid, dekat kok, jadi gampang kalau mau sholat. Karena semua lapaaaar~ maka saatnya makaaaan!
Ini dia masjid di Tangkuban Perahu - Kawah Ratu, lumayan gede juga
Wah ini dia yang kelaperan banget nih kayaknya, haha
Usai makan, kami putuskan untuk pulang. Kami pulang gak lagi lewat Jayagiri, tapi lewat jalur kendaraan. Berjalan turun ke bawah sedikit lalu sang ketua bernegosiasi dengan supir elf yang akan mengantarkan kami sampai di lembang. Sampai dengan nilai nominal yang sama-sama cucyoook~ *agak ngondek gitu ya* akhirnya kami naik elf itu. Sampai lembang kami naik angkot sampai patung Husein, jalan pajajaran, bandung. Dan kami pun berpisah menuju kos masing-masing.
Inilah sesi Travelling - Explore Bandung dan sekitarnya, destinasi Tangkuban Perahu - Kawah Ratu. Fun, Enjoy, and Great!! Thanks for all my friend who join this! :D
Photo taken by : me, Mas Win, Donny, and the others (lupa euy, 1 kamera yang megang banyak sih, hehe)
Camera : me and Donny
Label: Bandung, Jayagiri, Kawah Ratu, Tangkuban Perahu, travelling, wisata
Senin, 24 Desember 2012
Warung apung Ambarawa ini adalah salah satu resto wisata yang masih baru di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Kini warung apung Ambarawa atau juga biasa disebut "Kampoeng Rawa" ini menjadi salah satu magnet wisata Jawa Tengah. Konsep Kampoeng Rawa ini adalah resto wisata, yang menonjolkan sisi kuliner namun juga disupport adanya beberapa objek permainan. Akses ke Kampoeng Rawa ini sangat mudah, dapat diakses melalui jalur lingkar Ambarawa. Kampoeng Rawa ini juga masih berlokasi di daerah danau rawa pening.
Mendengar ada wisata baru di Ambarawa, maka saya pun tertarik untuk datang dan melihat sendiri seperti apa warung apung Ambarawa itu. Setelah sampai, saya pun cukup takjub akan pemandangan yang tersaji di sana. Karena berlokasi di jalur lingkar Ambarawa, Kampoeng Rawa ini seperti menjadi magnet bagi para pendatang yang melewati jalur lingkar tersebut. Disuguhi pemandangan alam yang begitu indah, sawah, pegunungan dan rawa pening pun dapat dinikmati dari Kampoeng Rawa Ambarawa. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, Kampoeng Rawa ini berkonsep resto wisata, sehingga menonjolkan wisata kulinernya, saat ini sudah ada 2 unit warung apung, namun yang telah difungsikan hanya 1 dahulu. Namun kapasitas 1 unit warung apung pun sudah cukup banyak. Menurut sumber yang saya ketahui Kampoeng Rawa ini direncanakan memiliki 3 unit warung apung. Satu unit warung apung yang sudah dipakai tersebut memiliki kapasitas 300 orang, ditambah dengan adanya gazebo di sekeliling warung apung itu. Pada waktu saya ke sana pun nampaknya sudah cukup ramai pengunjung, walaupun belum 100% jadi.
belum 100% jadi namun sudah ramai pengunjung, dengan pemandangan deretan gunung yang indah
Konsep bangunannya pun menyatu dengan alam. Karena namanya "warung apung" jadi bangunan restonya pun dibuat seperti mengapung di tengah danau. Setelah saya lihat, ada sesuatu yang menarik dari konsep bangunannya, yaitu pada bagian pondasinya. Karena untuk membuat bangunan yang mengapung diatas air, maka tidak menggunakan pondasi seperti biasa yang digunakan bangunan di atas tanah, seperti pondasi cakar ayam, batu kali dll. Pondasi yang digunakan untuk warung apung ini adalah tong plastik. Menarik bukan? Saya pun agak kaget melihat tong digunakan untuk dijadikan pondasi bangunan. Tong-tong tersebut diikat antara 1 dan lainnya, kemudian dihubungkan dengan material di atasnya, lantai kayu dan kolom bambu. semua material bangunan warung apung ini terbuat dari bahan alami, seperti kayu dan bambu. Namun agar tong-tong tersebut bisa menjadi pondasi yang kuat, maka tong tersebut juga harus diikatkan dan dipasakkan ke tanah terdekat.
ini 1 warung apung yang berada di tengah rawa tetapi belum difungsikan sepertinya
pondasinya dari tong-tong yang diikat
Untuk mengakses ke warung apung, kita harus menaiki rakit dari tempat parkir menuju resto warung apung tersebut. Konsep ini sangat menarik, rakit ini ditarik oleh petugasnya dengan tali tambang yang dihubungkan dari depan ke resto warung apung. Namun jangan khawatir, jaraknya tidak jauh, jadi cepat sampai.. :D
rakit untuk menuju warung apung
Resto yang telah digunakan ada 2 unit, 1 warung apung, 1 lagi resto yang tidak berkonsep mengapung, jadi hanya unit resto biasa, namun tetap memiliki gazebo-gazebo di sekelilingnya, dan juga ada kolam pancingnya. Di warung apung pun kita juga dapat langsung memancing dari gazebo-gazebo apung di sekelilingnya. Menu makanan di resto Kampoeng Rawa ini ada ikan bakar, aneka jus, kelapa muda, mendoan, dll.
Selain sebagai resto, seperti yang telah saya sampaikan, bahwa konsepnya juga merupakan wisata. Permainan yang ada antara lain : ATV, perahu keliling rawa pening, becak air, dan bola air. Saya pun ikut mencoba salah satu dari permainan tersebut, saya mencoba perahu keliling danau rawa pening. Tiket untuk perahu keliling rawa tersbut 10.000/orang, 1 perahu dapat memuat untuk 7 orang. Kita akan diajak mengelilingi danau rawa pening kurang lebih 30 menit. Dari perahu kita dapat melihat pemandangan sekeliling rawa. Saya pun tak ingin melewatkan hal tersebut, dan segera saya jadikan objek foto.
arena ATV Kampoeng Rawa
Becak air dan bola air
bebek yang melintas saat berkeliling dengan perahu di rawa pening
suasana rawa, memang saya beri efect yang terlalu mendramatisir..hehe :D
suasana rawa dengan bambu-bambu dan gubuk singgah kecil
tanaman bunga-bungaan di sekitar rawa begitu indah
di sekitar rawa memang banyak nelayan ini salah satunya
ibu ini nampak sedang beristirahat setelah bertani
bunga di pinggiran warung apung
Kampoeng Rawa ini menurut saya merupakan salah satu objek wisata yang cukup menarik. Dengan adanya Kampoeng Rawa ini semoga dapat meningkatkan kepariwisataan Jawa Tengah. Selain itu juga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Objek wisata Kampoeng Rawa ini cukup recomended untuk mengisi hari libur Anda... :) Selamat berwisata...
Label: ambarawa, jawa tengah, Kampoeng Rawa, resto wisata, wisata
Rabu, 19 Desember 2012
Pantai Tirta Samudera atau biasa disebut "Pantai Bandengan" ini berada di desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Pantai bandengan ini tidak terlalu jauh dari Semarang, letaknya di timur kota Semarang, dari kota Semarang sendiri perjalanannya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Pantai bandengan ini berada di pesisir pantai Laut Jawa. Pantai ini adalah salah satu wisata pantai yg populer di Jawa Tengah. Maka dari itu, saya dan kawan-kawan saya (shiratsuki cosplay team) memilih Pantai Bandengan ini sebagai objek wisata untuk perayaan HUT Shiratsuki ke 5. Kami berangkat dari Semarang dengan perjalanan kurang lebih 2-3 jam, karena sebelum sampai pantai kami singgah dulu untuk makan. Kami sampai di Pantai Bandengan kira-kira pukul 12.00 siang.
Kami sampai di Pantai Bandengan
Untuk tiket masuknya kalau tidak salah 5000 per orang. Sesampainya di pantai bandengan saya takjub dan kagum dengan keindahannya, pasir putihnya, birunya laut, dan birunya langit berpadu menjadi sebuah lanscape yang sungguh indah.
Pemandangan setiba pantai
Suasana di sekitar pantai Bandengan
Kami sesampainya di pantai Bandengan (tanpa saya,karena saya tukang fotonya,hehe)
Setiba pantai kami bergegas untuk mencoba pergi ke pulau panjang. Kami menyewa perahu dari pantai Bandengan untuk menyeberang ke pulau panjang, kira-kira 10.000/orang. Dan kami pun memulai perjalanan menyeberangi lautan menuju ke pulau panjang. Saya pun sudah tidak sabar lagi melihat bagaimana pemandangan yang akan didapat di pulau panjang, yang dari ceritanya begitu indah.
Kami berangkat dari Bandengan ke Pulau Panjang
Pulau Panjang sudah nampak dekat!!
Perjalanan kami lalui dengan penuh kegembiraan. Ombaknya tidak terlalu besar, namun cukup untuk menggoyangkan perahu dan membuat seluruh penumpangnya berteriak.. hoho.. *lebay dikit* Sampailah kami di pulau panjang. Dan seperti yang saya dengar, memang pemandangan yang didapat sungguh menakjubkan "Subhanallah" terucap dari mulut saya. Betapa indahnya pasir putih, birunya laut dan langit begitu berpadu dengan eloknya. Saya cukup terkagum dengan keindahannya. Dan kami pun mulai befoto di pulau panjang sebagai dokumentasi.
Foto bersama, kali ini ada saya hehe..
Setelah kami puas berfoto di tepian pantai, kami pun melanjutkan perjalanan mengelilingi pulau panjang. Perjalanan mengelilingi/memutari pulau panjang ini jika berjalan santai kurang lebih 1 jam lamanya. Jalanan memutari pulau panjang ini sudah ada "path"nya dengan lebar kira kira 120cm (menurut perkiraan saya yg lulusan arsitek ini,hehe). Jadi jalanannya sudah bagus.
"Lestarikan lingkungan demi anak cucu kita" This is The best quote from Panjang Island
Di tengah perjalanan kami sempat istirahat
Kami pun sempat singgah untuk berfoto lagi (ada saya juga hehe)
Perjalanan pun berlanjut
Setelah kami sampai pada titik awal lagi, kami pun beristirahat sejenak sambil berfoto dan bersantai. Kami pun sempat bertemu orang asing "bule" saat perjalanan memutari pulau panjang. Ternyata pengunjung pun tak hanya domestik saja tetapi "bule" dari luar negeri pun juga menikmati wisata di pulau panjang ini. Pulau panjang bisa dicapai melalui pantai bandengan namun juga bisa dicapai dari pantai kartini. Setelah itu kami bergegas pulang karena hari sudah sore sekitar pukul 15.00. Kami pun berangkat dari pulau panjang menuju pantai bandengan menggunakan perahu dengan "merk" yang sama pada saat berangkat dari pantai bandengan (ini diharuskan, karena kalau tidak akan salah jurusan,hehe).
Perjalanan pulang ke pantai bandengan ini sungguh menegangkan, karena hari sudah sore jadi ombak pun sudah semakin tinggi dan besar. Sehingga perahu pun bergoyang-goyang cukup kencang hingga semua penumpang pun ikut kebasahan terkena air laut yang dibawa oleh ombak. Sampai-sampai tidak ada satu pun dokumentasi foto di dalam perahu pada saat pulang, karena air laut selalu datang untuk menerjang, haha.. Jadi memang sebaiknya kalau pulang dari pulau panjang jangan terlalu sore karena ombak sudah makin tinggi.
Sesampainya di pantai bandengan kami pun melakukan ritual dadakan untuk calon ketua baru, yaitu menceburkannya. Well padahal sebenarnya semua sudah ikut basah saat perjalanan pulang dari pulau panjang karena ombak yang besar, tapi ritual tetap harus dijalankan. Setelah itu kami makan selayaknya piknik menggunakan tikar. Kemudian acara bebas, masing-masing anak bermain sesukanya, ada yang menyewa ban, ada yang menikmati pantai saja, ada yang main banana boat (termasuk saya). Tarif banana boat 30.000/orang, untuk yang kecil hanya muat 5 orang, yang besar bisa sampai 10 orang. Dan tiba lah sunset pada saat kami bermain banana boat. Tapi sayang sunset tiba saat saya di tengah laut bermain banana boat jadi kurang menikmati indahnya. Tapi for all saya puas.. :)
Ritual menceburkan calon ketua pun tetap dilakukan hehe
bermain ban di tepian pantai pun banyak peminatnya termasuk teman-teman saya
saya dan teman-teman akan mencoba banana boat, GREAT! Dahsyat!
sunset di pantai bandengan
Karena kami sudah basah-basahan, jadi kami harus mandi sebelum kami pulang. Di pinggir pantai banyak tersedia tempat mandi, jadi jangan khawatir bila telah berbasah-basahan di pantai. Karena menurut saya basah-basahan di pantai itu "its a must!" :D apalagi di pantai bandengan yang memang TOP pantainya... Bagi yang ingin liburan di wisata pantai, Pantai Tirta Samudera alias Pantai Bandengan ini bisa jadi salah satu best list dan recomended buat dikunjungi...
Label: jawa tengah, jepara, pantai, pantai bandengan, wisata, wisata pantai
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)



